Rabu, 30 September 2015

Pentingnya kecerdasan emosional


Assalamu'alaikum ...

Bismillah,


Kemarin saya menonton sebuah acara talkshow di salah satu stasiun televisi swasta. Topik yang di bahas langsung mencuri perhatian saya, yaitu "mengenal 5 kecerdasan emosi dasar dalam diri manusia.

Dalam talkshow tersebut, psikolog sebagai narasumber acara menjelaskan bahwa kecerdasan emosional seseorang sangat berpengaruh dalam kesehariannya. Efeknya pun akan menentukan kehidupan seseorang. Bahkan, seseorang yang memiliki kecerdasan emosional terbukti lebih tangguh dalam menghadapi rintangan dalam hidupnya. Kecerdasan emosional ini pun terbentuk dari pola asuh dan didikan orang tua dalam diri seseorang.

Saya pun merenung, seperti apa seharusnya saya mendidik anak saya?
Jika saya terlalu memberinya kebebasan, nanti dia hanya akan memiliki tolak ukur hukum saja.
Jika saya terlalu banyak melarang, nanti anak saya tidak akan berani mengeksoresikan emosinya.

Oh ya, psikolog tersebut juga menjelaskan bahwa langkah awal untuk mengajarkan kecerdasan emosional adalah dengan membiarkan anak untuk mengungkapkan ekspresinya. Membiarkan ia menangis, tertawa, kecewa, terkejut dan juga rasa takut, sehingga sejak awal anak sudah mengenal rasa emosi mereka. Hal ini juga akan membangun rasa confident dalam diri mereka secara perlahan. Tetapi, ada batasannya jangan ketika anak sudah mengekspresikan emosinya orang tua membiarkannya saja tanpa memberikan rasa empati dan mendidiknya. Itulah yang menjadi catatan saya.

Lalu, karena rasa penasaran saya maka saya mencari lebih dalam tentang kecerdasan emosional. Yang menarik perhatian saya, film animasi berjudul inside out mungkin salah satu media yang tepat bagi keluarga kecil saya untuk belajar mengenai kecerdasan emosional tersebut. Tentu saja dong, saya tidak mau wawasan yang baik ini hanya menjadi konsumsi saya, saya juga mau suami dan anak saya pun belajar mengenai hal ini. Sehingga, keluarga kecil kami bisa tumbuh bersama dalam segala hal. Insya Allah, semoga keluarga kecil saya bisa melewati hal-hal yang pahit berubah menjadi manis. Sehingga, jika ada hal negatif yang datang maka kami pun bisa mengolah rasa dan mengubah efeknya menjadi suatu hal yang positif.


Semoga bermanfaat!

Salam,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar